Catatan Mula Setelah Lama Menepikan Diri

IMLEK setahun lalu saya lewati di sebuah kampung kecil di daerah Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Benar-benar sebuah kampung, karena jalannya masih betul-betul tanah dan banyak sekali persawahan di sana. Menyaksikan anak-anak kecil etnis Tionghoa riang gembira berlalu-lalang dalam balut pakaian baru—seperti layaknya anak-anak pada perayaan Natal atau Lebaran yang lebih lumrah dijumpai—atau ketika di malam sebelumnya sempat menikmati pijar balon-balon lampion yang diterbangkan menghiasi kegelapan malam di kampung tanpa lampu penerangan jalan, merupakan pengalaman baru buat saya.

Lanjut membaca